Stok BBM RI Cuma untuk 20 Hari, Bahlil Ungkap Masalah Ini

3 hours ago 18

Stok BBM RI Cuma untuk 20 Hari, Bahlil Ungkap Masalah Ini

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. Foto: Ricardo

jpnn.com - Menteri ESDM Bahlil Lahadalia meluruskan informasi yang beredar terkait stok bahan bakar minyak (BBM) nasional yang disebut hanya cukup untuk 20 hari, imbas perang Timur Tengah.

Bahlil menyatakan kapasitas tersebut bukanlah kondisi darurat, melainkan mencerminkan kemampuan daya tampung (storage) yang selama ini dimiliki Indonesia.

"Memang sejak dahulu, sudah sejak lama, bahwa kemampuan storage kita, daya tampung BBM kita di Republik Indonesia ini tidak lebih dari 21 sampai 25 hari," kata Bahlil menjelang rapat terbatas di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/3/2026).

Menurut Bahlil, standar nasional minimal berada di angka 20–21 hari, sementara maksimalnya sekitar 25 hari.

Dalam rapat bersama Dewan Energi Nasional (DEN), rata-rata ketahanan stok BBM nasional tercatat berada di level 22–23 hari.

Ketua umum Partai Golkar itu menjelaskan, keterbatasan stok bukan disebabkan ketidakmampuan pemerintah dalam menyediakan pasokan, melainkan karena kapasitas tangki penyimpanan yang belum mencukupi untuk menampung cadangan lebih besar.

"Kalau kita mau tambah (stok), kita simpan di mana? Storage-nya memang belum cukup," ungkapnya.

Oleh karena itu, Bahlil meminta agar pemberitaan terkait stok BBM tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia meluruskan informasi terkait stok BBM nasional RI yang disebut hanya cukup untuk 20 hari, imbas perang Timur Tengah.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |