jpnn.com, BANDUNG - Seorang ibu hamil berinisial DP coba menyelundupkan narkoba dan obat keras tertentu ke dalam Lapas Kelas IIA Banceuy. Barang haram tersebut disembunyikan dibagian intim wanita.
Kepala Lapas Kelas IIA Banceuy Eris Ramdani mengatakan, kejadian berawal saat DP yang hendak mengunjungi warga binaan berinisial MS, yang merupakan narapidana kasus pencurian dengan vonis tiga tahun penjara.
Lantaran sedang hamil, DP tidak dilakukan pemeriksaan X-ray dan body scanner, namun pemeriksaan secara manual tetap dilakukan.
Dari pemeriksaan ini, petugas menemukan delapan paket sabu-sabu dan 20 butir obat keras yang disembunyikan DP.
"Ditemukanlah bungkusan di sekitar payudara. Jadi hari ini kami dapat gagalkan," kata Eris, dalam keterangannya, Minggu (4/1).
Petugas langsung mengamankan DP guna menjalani pemeriksaan terkait temuan sejumlah paket narkoba di bagian intimnya. Berdasarkan pemeriksaan awal, barang terlarang itu didapat DP dari orang lain.
"Jadi menurut keterangan sementara memang ada yang menitipkan dari orang luar terus menyuruh untuk ketemu dengan MS," ungkapnya.
Dia menuturkan, MS juga akan dilakukan pemeriksaan guna membongkar upaya penyelundupan ini. Pihaknya juga melibatkan jajaran Satresnarkoba Polrestabes Bandung.















































