jpnn.com, JAKARTA - Politikus PDI Perjuangan, Mohamad Guntur Romli, menuding Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya telah melakukan penyesatan publik secara sengaja terkait klaim hasil kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke luar negeri.
Politikus PDI Perjuangan Mohamad Guntur Romli menganggap Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengungkap informasi sesat terkait kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea Selatan (Korsel) langsung menghasilkan investasi Rp575 triliun.
Hal demikian disampaikan Guntur menyikapi pernyataan Teddy yang bilang kunjungan luar negeri Prabowo menghasilkan investasi.
"Apa yang disampaikan Seskab Teddy bukan sekadar overclaim, itu penyesatan publik yang disengaja," kata dia melalui X akun @GunRomli seperti dikutip Selasa (2/6).
Guntur menyebut Seskab Teddy bilang kunjungan Prabowo ke Jepang dan Korsel langsung menghasilkan investasi Rp575 triliun.
Namun, kata dia, hasil kunjungan Prabowo ke Jepang dan Korsel baru menghasilkan komitmen investasi dan belum tahap realisasi.
"Baru komitmen bisnis di atas kertas, MoU, belum masuk sebagai realisasi investasi di Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM)," ungkapnya.
Dia mengatakan pernyataan Teddy terkait hasil diplomasi Prabowo ke Korsel dan Jepang untuk mengaburkan antara komitmen dan realisasi.






































