jpnn.com, JAKARTA - Seorang peternak sapi asal Jati Wonokromo, Bantul, bernama Sarjono (51) mengungkapkan kegembiraannya. Pasalnya, sapi klangenannya yang diberi nama Mbah Iran terpilih menjadi hewan kurban Presiden Prabowo Subianto pada tahun ini.
Awalnya dari dokter hewan yang mengajukan ke Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bantul, langsung dimasukkan ke Jakarta, kata Sarjono di Yogyakarta, Minggu (17/5).
Ia mengetahui sapi miliknya telah terpilih sebagai hewan kurban Presiden Prabowo melalui seorang utusan dari Jakarta yang menghubunginya lewat sambungan telepon pada Mei.
"Selanjutnya dari Dinas Pleret (Bantul) survei ke sini dan memberi vitamin hewan serta obat cacing agar sapi sehat," ujar Sarjono.
Menurut Sarjono, sapi jenis Peranakan Ongole (PO) seberat satu ton itu menjadi salah satu hewan klangenan yang dirawat selama dua tahun. Ia membeli sapi tersebut saat berumur tiga tahun, sehingga kini usia sapi sudah sekitar lima tahun.
"Senang, karena dibutuhkan sama orang nomor satu di Indonesia, (dibeli) Rp90 juta," kata Sarjono.
Sarjono menjelaskan, nama Mbah Iran berasal dari nama pemilik sapi sebelumnya yang merupakan peternak asal Kebumen, Jawa Tengah. Nama tersebut hingga kini melekat pada sapi itu.
"Dulu belinya saya dari Mbah Iran, terus saya namakan Mbah Iran," katanya.








































