jpnn.com, JAKARTA - Beredar rumor perihal hubungan antara Maverick Vinales dan Jorge Lorenzo. Kolaborasi yang digadang-gadang menjadi kunci kebangkitan performa Vinales di MotoGP kini justru diterpa kabar keretakan.
Lorenzo, juara dunia tiga kali, sebelumnya direkrut sebagai pelatih performa untuk membantu Vinales menemukan kembali konsistensi terbaiknya.
Ide kerja sama itu muncul setelah kemenangan Vinales di Grand Prix Amerika 2024, saat dia masih membela Aprilia.
Harapannya jelas: pengalaman Lorenzo bisa menjadi pembeda bagi pembalap berjuluk “Top Gun” itu.
Namun, awal musim MotoGP 2026 berjalan jauh dari ekspektasi. Vinales tampil kurang meyakinkan dalam dua seri pembuka.
Rider 31 tahun itu hanya finis di posisi ke-16 di Thailand dan ke-18 di MotoGP Brasil.
Hasil tersebut memicu tanda tanya, bukan hanya soal performa, tetapi juga dinamika di balik layar.
Ketiadaan Lorenzo di beberapa seri terbaru memperkuat spekulasi. Dia tidak terlihat mendampingi Vinales di Brasil, dan disebut juga absen pada balapan di Austin.











































