jatim.jpnn.com, SURABAYA - Turnamen sepak bola putri MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Surabaya Seri 2 2025–2026 berlangsung meriah pada 12 hingga 17 Mei 2026 di Lapangan Bola Krida Mandala dan Lapangan Bogowonto, Surabaya.
Ajang garapan Djarum Foundation melalui program Bakti Olahraga bersama MilkLife ini diikuti 1.620 siswi dari 78 SD dan MI di Surabaya dan sekitarnya.
Surabaya menjadi kota ke-10 dari total 12 kota penyelenggara MLSC Seri 2 musim ini. Para peserta terbagi dalam 73 tim kategori KU 10 dan 77 tim kategori KU 12.
Pada babak perempat final yang berlangsung Sabtu (16/5), juara MLSC Surabaya Seri 1 2025–2026, SDN Kalirungkut I/264, harus tersingkir seusai kalah 1-3 dari SDN Manukan Kulon II/499 B di Lapangan Bola Jala Krida Mandala.
SDN Manukan Kulon II/499 B tampil impresif sepanjang fase gugur. Tim tersebut menjadi yang paling produktif dengan torehan 56 gol. Sebelumnya mereka menang telak 16-0 di babak 32 besar dan 12-0 atas SDN Gubeng 1 pada babak 16 besar. Saat fase grup, tim ini juga mengoleksi 25 gol.
Pelatih SDN Manukan Kulon II/499 B Hamka Dwi Subekti mengatakan konsistensi permainan anak asuhnya tidak lepas dari persiapan matang sebelum turnamen dimulai.
“Untuk performa para pemain pastinya harus selalu siap. Kami sudah melakukan persiapan dari awal dengan intensitas latihan konsisten. Saya selalu tekankan kepada para pemain bahwa latihan itu tidak hanya di lapangan. Untuk menambah skill memang harus menambah porsi latihan di rumah,” ujar Hamka, Sabtu (16/5).
Sementara itu, pemain SDN Manukan Kulon II/499 B?Anindita Nadia Lesmana menjadi pemain tersubur sementara dengan koleksi 28 gol.






































