jpnn.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) memastikan ketahanan pangan nasional tetap aman.
Menurut Zulhas, meski ada konflik global di Timur Tengah, tetapi Indonesia tidak bergantung pada impor dari kawasan tersebut.
“Tidak ada pangan yang bergantung kepada Timur Tengah, tidak ada. Seperti gandum itu dari Eropa dan Amerika. Kedelai itu dari Eropa dan Amerika. Jadi tidak ada pangan yang tergantung dari timur tengah,” kata Zulhas di Jakarta, Minggu (29/3).
Zulhas menegaskan, masyarakat tidak perlu khawatir mengenai dampak perang di Timur Tengah terhadap ketersediaan pangan.
Sebab kata dia, stok dan pengadaan pangan dalam negeri dipastikan aman dan terkendali.
"Sehingga masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembelian secara berlebihan," kata dia.
Dia menambahkan, pemerintah juga bersyukur telah menerapkan kebijakan swasembada pangan sejak awal, sehingga Indonesia kini mandiri di bidang pangan dan mampu mengantisipasi potensi krisis sejak dini.
“Beras nasional tahun lalu surplus sekitar 4 juta ton, saya kira tahun ini juga akan ada 4 juta ton. Jadi Insyaallah, kalau beras tahun ini sampai tahun depan aman stoknya. Jagung aman, daging ayam aman, telur aman, sayur-sayuran ditanam sendiri,” katanya.











































