jpnn.com, JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengaku, pemerintah berencana menghentikan impor avtur mulai 2027.
Bahlil menjeaskan, nantinya pmerintah hanya akan mengimpor minyak mentahnya saja.
“Avtur juga 2027, Isyaallah tidak lagi melakukan impor. Ke depan, kami akan dorong atas perintah Pak Presiden Prabowo, hanya mengimpor crude (minyak mentah) saja,” ujar Bahlil dikutip Minggu (7/2).
Dengan demikian, Indonesia perlahan-lahan mulai merealisasikan ambisi untuk swasembada energi atau tidak lagi bergantung terhadap impor.
Bahlil juga telah mengumumkan bahwa Indonesia berhenti mengimpor solar pada 2026, utamanya untuk solar jenis CN48.
Untuk mengurangi impor solar jenis CN51, Bahlil memerintahkan Pertamina mulai membangun fasilitasnya pada semester II 2026.
“Kalau ini mampu kami lakukan maka gerakan-gerakan tambahan ini semakin tipis dan setelah ini pasti ramai di media sosial karena dianggap Menteri ESDM potong-potong jalur para importir,” ucapnya.
Pernyataan itu ia sampaikan dalam peresmian proyek RDMP (refinery development master plan) atau revitalisasi Kilang Balikpapan oleh Presiden Prabowo Subianto.
























.jpeg)
















