jpnn.com, BOGOR - Musikus asal Bogor, Featuz, kembali dengan karya terbaru yang bertajuk People Never Change.
Lagu tersebut merupakan sebuah single reflektif yang lahir dari perjalanan personal dan fase hidup baru yang dijalani dalam beberapa tahun terakhir.
People Never Change menjadi rilisan pertama Featuz sejak album debutnya Humans and Everything in Between (2023), sekaligus menandai babak baru dalam perjalanan musikal dan personal.
Single itu berangkat dari masa jeda dan keheningan yang Featuz alami seusai perilisan album perdana.
Dalam periode tersebut, hidupnya berubah signifikan, salah satunya melalui pernikahan yang telah dijalani selama dua tahun terakhir. Dari pengalaman itulah Featuz menemukan pemaknaan baru tentang perubahan, sebuah bantahan atas anggapan sinis bahwa manusia tidak pernah berubah.
Melalui lagu ini, dia justru menegaskan bahwa cinta yang tulus mampu mengubah seseorang secara alami, tanpa paksaan.
Secara emosional, People Never Change menyampaikan perasaan menemukan rumah, bukan sebagai tempat, melainkan sebagai seseorang.
Lagu itu menangkap rasa lega, hangat, dan tenang ketika akhirnya seseorang merasa cukup dan diterima apa adanya. Sebuah potret tentang pertumbuhan bersama, perubahan bersama, dan keyakinan bahwa cinta yang nyata memungkinkan hal itu terjadi.
























.jpeg)
















