jpnn.com, BOGOR - Komisi IV DPRD Kota Bogor menggelar rapat kerja bersama Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perdagangan, dan Perindustrian (Dinkukmdagin) Kota Bogor untuk membahas Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Tahun 2026 serta sejumlah isu strategis daerah.
Rapat yang berlangsung di ruang Komisi IV tersebut dipimpin Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor Fajar Muhamad Nur, didampingi Wakil Ketua Asep Nadzarullah dan Sekretaris H. Subhan, serta dihadiri sejumlah anggota komisi lainnya.
Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor Fajar Muhamad Nur mengatakan, pembahasan tidak hanya berfokus pada aspek anggaran, tetapi juga menyoroti kenaikan harga kebutuhan pokok, khususnya daging, yang dinilai berpotensi memicu inflasi.
“Kami membahas rencana kerja anggaran 2026, termasuk isu strategis seperti harga pasar dan inflasi. Beberapa waktu terakhir harga daging naik dan ini perlu menjadi perhatian bersama,” ujar Fajar.
Dia menekankan pentingnya langkah antisipasi dari Dinkukmdagin, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri, agar lonjakan harga tidak membebani masyarakat dan menurunkan daya beli.
“Kami butuh informasi terkait langkah penanggulangan dari dinas. Apalagi menjelang Lebaran, jangan sampai kenaikan harga membebani masyarakat,” katanya.
Selain isu inflasi, Komisi IV juga membahas upaya peningkatan penyerapan tenaga kerja. Fajar menilai, meskipun nilai investasi di Kota Bogor terus meningkat, serapan tenaga kerja masih belum optimal.
Menurutnya, diperlukan kolaborasi lintas perangkat daerah, termasuk Dinkukmdagin dan Dinas Ketenagakerjaan, untuk merumuskan regulasi yang lebih efektif dalam mendorong penciptaan lapangan kerja.









































