jatim.jpnn.com, SURABAYA - Vesak Festival 2026 mencatatkan prestasi di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui diorama Rupang Buddha Transparan Terbesar se-Indonesia yang dipamerkan di Atrium Tunjungan Plaza 3 Surabaya.
Ketua Panitia Vesak Festival 2026 Clea Alvina mengatakan rupang Buddha tersebut dibuat menggunakan material woven wire mesh atau anyaman kawat yang saling terhubung satu sama lain.
“Rupang Budanya terbuat dari wire mesh, kayak kawat gitu. Terus dia saling terhubung untuk menjelaskan tema kami, yaitu interbeing, di mana kami ingin menjelaskan kalau kita itu saling terhubung dan saling terkait antara satu sama lain,” kata Clea.
Rupang Buddha transparan itu memiliki tinggi 5,6 meter dan lebar 4,6 meter. Karya tersebut menjadi ikon utama dalam rangkaian Vesak Festival 2026 yang mengusung tema 'Interbeing: Our Happiness, Our Self Responsibility'.
Notaris dan Validator MURI Paula menyerahkan sertifikat Rekor MURI kepada ketua panitia Vesak Festival atas pembuatan diorama Rupang Buddha Transparan terbesar se-Indonesia, di Tunjungan Plaza 3 Surabaya, Rabu (27/5). Foto: Arry Saputra/JPNN
Clea menjelaskan pencapaian rekor MURI bukan menjadi tujuan utama penyelenggaraan acara. Menurutnya, Vesak Festival ingin lebih memperkenalkan nilai-nilai Buddhisme secara universal kepada masyarakat luas.
“Bukan gol utama kami memecahkan rekor MURI, tetapi kami ingin menjadi event yang bisa mengenalkan Buddhisme dan nilai-nilai Buddhisme secara universal dan general agar masyarakat lebih mudah mengenal Buddhisme,” ujarnya.
Vesak Festival 2026 digelar di Surabaya pada 27-31 Mei 2026. Setelah itu, seluruh instalasi utama termasuk rupang Buddha akan dibawa ke Jakarta untuk dipamerkan kembali pada 3-7 Juni 2026.


































