jpnn.com - JAKARTA - Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi 2026 mengalami peningkatan dan diprediksi menembus 5,4 persen.
Menteri Keuangan Republik Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan optimisme prospek ekonomi akan ditopang kenaikan permintaan domestik.
Hal itu sejalan dengan berbagai sinergi kebijakan yang dilakukan pemerintah bersama lembaga anggota KSSK lainnya.
“Pemerintah akan terus memperkuat iklim investasi di dalam negeri,” ungkap Purbaya di Jakarta, Selasa (27/1).
Menurut dia, sejumlah langkah dilakukan seiring dengan adanya penguatan peran Danantara yang difungsikan sebagai pengungkit investasi swasta.
Fokus penguatan investasi ini juga menyasar sektor-sektor strategis yang menjadi prioritas pemerintanh, seperti pengelolaan sumber daya alam.
"Termasuk di bidang hilirisasi sumber daya alam, serta upaya peningkatan iklim investasi yang kompetitif dengan pembentukan Satuan Tugas Percepatan Program Strategis Pemerintah atau Satgas P2SP," kata Purbaya.
Lebih lanjut, Purbaya menekankan pemerintah telah berhasil melakukan perbaikan kinerja pasar keuangan.





















.jpeg)






















