jpnn.com, JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) kuat menahan lonjakan harga minyak dunia yang sempat mendekati USD 100 per barel.
Pernyataan tersebut ia sampaikan saat ia bercerita soal percakapannya dengan Presiden Prabowo Subianto terkait kekhawatiran tekanan harga minyak terhadap fiskal negara.
“Presiden nanya ‘Gimana APBN?’. Saya jawab, ‘Aman Pak!',” ujar Purbaya di Jakarta, Jumat.
Purbaya memastikan pemerintah sudah menghitung secara matang sejumlah skenario apabila harga minyak naik lebih tinggi.
Kemenkeu telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi guna menjaga stabilitas APBN di tengah tekanan global, terutama akibat kenaikan harga energi.
Namun, dia mengakui langkah-langkah tersebut belum sepenuhnya tersampaikan kepada masyarakat.
Karena itu, pemerintah akan memperkuat komunikasi publik mengenai kondisi fiskal ke depan.
Purbaya juga menegaskan pemerintah tetap tenang dalam menghadapi dinamika global, meskipun pembahasan di internal berlangsung cukup intens.











































