jpnn.com, JAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto belum lama ini mengatakan warga desa tidak menggunakan dolar, di saat rupiah terus melemah.
Hal ini pun mendapat respons negatif dari publik.
Menanggapi hal tersebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan yang dilakukan oleh Presiden Prabowo untuk menghibur masyarakat di pedesaan.
"Untuk menghibur rakyat aja waktu itu. Saya lihat konteksnya di pedesaan waktu kemarin itu, enggak apa-apa ngomong begitu," kata Purbaya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (18/5).
Menurut Purbaya, masyarakat tidak perlu salah paham terhadap ucapan kepala negara.
Purbaya mengaku Presiden Prabowo sangat memahami kondisi perekonomian nasional saat rupiah menembus level Rp 17.600 per USD.
Dia mengaku penjelasan teknis mengenai kondisi ekonomi makro, seperti dampak inflasi barang impor atau imported inflation, akan sulit dicerna jika disampaikan langsung kepada masyarakat awam di pedesaan.
Purbaya juga meminta masyarakat untuk tetap tenang, karena kondisi fundamental ekonomi dan fiskal Indonesia saat ini masih terjaga dengan sangat baik.





.jpeg)
































