jateng.jpnn.com, JEPARA - Hasrat Persijap Jepara untuk meraih hasil positif pada pekan ke-16 BRI Super League 2025/26 kembali kandas.
Bertandang ke Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (3/1), Laskar Kalinyamat harus mengakui keunggulan tuan rumah Persija Jakarta dengan skor 0-2.
Dua gol kemenangan Macan Kemayoran masing-masing dicetak Arlyansyah Abdulmanan pada menit ke-61 dan Aditya Warman menit ke-79.
Kekalahan ini jelas menjadi pukulan bagi Persijap yang tengah berupaya bangkit demi memperbaiki posisi di papan klasemen sementara BRI Super League.
Alih-alih meraih poin, hasil minor tersebut justru memperpanjang tren negatif Persijap yang kini sudah 11 laga beruntun tanpa kemenangan, dengan catatan satu kali imbang dan 10 kali kalah.
Pelatih Persijap Jepara Divaldo Alves mengakui sejak awal laga kontra Persija memang sudah diprediksi berjalan berat. Menurutnya, Persijap sedang berada dalam rangkaian pertandingan sulit melawan tim-tim papan atas.
“Sebelumnya saya sudah katakan, ini laga yang sangat berat. Kami harus melewati empat laga berat dari PSIM Yogyakarta, Persebaya Surabaya, Persija, dan Dewa United FC. Semuanya sangat berat,” ujar Divaldo Alves.
Meski demikian, pelatih asal Portugal itu menegaskan anak asuhnya tidak boleh kehilangan mental bertarung.












































