jatim.jpnn.com, SURABAYA - PSIM Yogyakarta memastikan diri siap tempur menghadapi Madura United FC pada pekan ketiga BRI Super League 2026/27.
Laskar Mataram dijadwalkan melakoni laga tandang di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jumat (18/9) malam dengan kickoff pukul 19.00 WIB.
Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel mengatakan persiapan timnya berjalan baik. Keputusan untuk menetap di Surabaya setelah menghadapi Persebaya juga dinilai memberikan keuntungan bagi tim.
PSIM sebelumnya menghadapi Persebaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (13/9). Dalam waktu lima hari, mereka harus kembali bertanding dengan Madura United.
“Dalam waktu lima hari kami punya dua pertandingan. Pertandingan melawan Madura United dan Persebaya lokasinya berdekatan. Jadi manajemen kami bisa mengatur agar kami tidak perlu kembali ke Yogyakarta dan bisa tetap tinggal di sini, dan menurut saya itu hal yang positif,” kata Van Gastel dikutip dari laman ileague.id, Jumat (18/9).
Pelatih asal Belanda itu menyebut PSIM memanfaatkan waktu di Surabaya untuk mengevaluasi penampilan saat menghadapi Persebaya. Selain membedah kekurangan tim sendiri, PSIM juga mempelajari permainan Madura United untuk memetakan kekuatan dan kelemahan calon lawannya.
“Pertama, kami menonton kembali pertandingan melawan Persebaya, lalu kami menonton pertandingan-pertandingan Madura United. Apa saja kelemahan mereka, apa saja kekuatan mereka, dibandingkan dengan tim kami, jadi persiapannya berjalan baik,” ujarnya.
Van Gastel mengakui Madura United memiliki start yang positif pada musim ini. Laskar Sape Kerrab meraih enam poin dari dua pertandingan setelah menang 2-0 atas Persijap Jepara dan menundukkan PSS Sleman dengan skor 3-1.














































