Produk Tembakau Alternatif Makin Dilirik, Akademisi Bicara Harm Reduction

1 month ago 98

Produk Tembakau Alternatif Makin Dilirik, Akademisi Bicara Harm Reduction

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Sebuah studi mengungkapkan produk tembakau alternatif, termasuk rokok elektronik bisa mengurangi biaya perawatan penyakit akibat rokok. Foto/ilustrasi: dokumen JPNN.Com

jpnn.com, JAKARTA - Guru Besar Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran (Unpad) Profesor Amaliya mengatakan pendekatan Tobacco Harm Reduction (THR) dengan menggunakan produk tembakau alternatif merupakan konsep yang bertujuan meminimalkan dampak risiko ketika berhenti total belum bisa direalisasikan. 

Produk tembakau alternatif tersebut seperti rokok elektronik, produk tembakau dipanaskan dan kantung nikotin.

Prof. Amaliya menganalogikan strategi ini seperti penggunaan helm atau sabuk pengaman saat berkendara, bukan menghilangkan risiko sepenuhnya, tetapi secara nyata mengurangi potensi dampak fatal. 

“Konsep pengurangan bahaya ditujukan bagi perokok aktif yang sulit berhenti agar beralih ke produk berisiko lebih rendah, bukan sebagai pintu masuk bagi non-perokok atau anak muda untuk mulai mengonsumsi nikotin,” kata Prof Amaliya dalam keterangannya, Minggu (17/5).

Menurutnya, THR harus dipahami sebagai instrumen kebijakan kesehatan publik yang berbasis bukti dan perlindungan masyarakat.

Dia menjelaskan kebijakan kesehatan perlu bergerak melampaui pendekatan pembatasan semata, dengan mendorong strategi yang lebih aplikatif dan berdampak untuk menekan konsekuensi kesehatan yang ditimbulkan oleh konsumsi rokok di masyarakat.

“Kebijakan seharusnya tidak hanya berfokus pada larangan, tetapi pada langkah realistis untuk mengurangi dampak buruk merokok terhadap kesehatan masyarakat. Oleh sebab itu, implementasinya perlu dikawal dengan regulasi, edukasi, dan pengawasan demi kepentingan kesehatan masyarakat luas,” ujarnya.

Di sisi lain, penelitian bertajuk “Evaluation of Laboratory Tests for E-Cigarettes in Indonesia Based on WHO's Nine Toxicants” yang dilakukan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menunjukkan bahwa produk tembakau alternatif memiliki kadar senyawa toksikan yang signikan lebih rendah dibandingkan rokok. 

Guru Besar Fakultas Kedokteran Gigi Unpad Prof Amaliya mengatakan pendekatan THR dengan produk tembakau alternatif bertujuan meminimalkan dampak risiko rokok.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |