jpnn.com, JAKARTA - Ketua DPR RI Puan Maharani menilai perlu ada penelitian lebih dalam ketika pemerintah ingin mewujudkan wacana penggabungan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dengan Badan Geologi.
Diketahui, wacana penggabungan dua badan itu mengemukan setelah muncul pernyataan Presiden RI Prabowo Subianto saat rapat pada Senin (7/9) kemarin.
"Kami meminta itu untuk dikaji dulu apakah itu diperlukan," kata Puan menjawab awak media di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Selasa (8/9).
Eks Menko PMK itu menuturkan kerja dan tugas BMKG dan Badan Geologi berbeda-beda, sehingga perlu ada kajian meleburkan dua institusi.
Puan menyebutkan DPR tak menutup kemungkinan bakal mendukung wacana penggabungan andai kajian menyatakan ada efektivitas dari langkah peleburan BMKG dan Badan Geologi.
"Kalau itu dianggap memang akan lebih efektif, ya, tentu saja DPR akan mendukung hal tersebut. Jadi lebih baik dikaji dulu dan pengkajiannya itu harus memang bermanfaat," ujar cucu Proklamator RI Soekarno atau Bung Karno itu.
Puan kemudian menerima pertanyaan soal alokasi anggaran yang akan ditambah andai dua badan itu disatukan.
"Alokasi anggaran selama itu memang bermanfaat, bagi kami tidak apa-apa. Namun, harus manfaatnya harus lebih baik daripada sebelumnya," jawab dia.
















































