jpnn.com, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyoroti penggunaan anggaran di tingkat daerah yang dinilai belum sepenuhnya produktif.
Prabowo, bahkan menyinggung adanya pembelian mobil dinas kepala daerah dengan nilai fantastis mencapai Rp 8 miliar.
Menurut dia, masih banyak kebutuhan dasar masyarakat yang belum terpenuhi, seperti pembangunan jembatan desa, tetapi anggaran daerah justru digunakan untuk hal-hal yang tidak menjadi prioritas.
Bahkan untuk perbaikan jembatan desa pun kadang harus diurus oleh presiden.
“Maaf, ada dana desa, ke mana dananya? Bupati ke mana, dana gubernur? Namun oke lah, saya ambil tanggung jawab. Jadi, kita harus terbuka, kita harus fair,” ucap Prabowo dalam video yang dikirimkan oleh Biro Pers, pada Kamis (19/3).
Dia menilai pola belanja daerah saat ini masih belum efisien, termasuk dalam penggunaan anggaran untuk fasilitas pejabat.
“Banyak pejabat itu menurut saya ini tidak efisien. Anda lihat sendiri. Kita buka-bukaan ya. Ada kabupaten, eh pemerintah daerah dia beli mobil dinas gubernur berapa? Rp8 miliar,” kata dia.
Sebagai perbandingan, Prabowo menegaskan bahwa dirinya menggunakan kendaraan dinas buatan dalam negeri dengan harga jauh lebih rendah.











































