jpnn.com, JAKARTA - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan sejumlah tokoh nasional, berorientasi pada kepentingan bangsa dan negara serta kepentingan masyarakat.
"Inilah cara Bapak Presiden selama ini juga berkomunikasi. Ada yang terbuka, ada yang tertutup dalam rangka berdiskusi, menerima masukan, sekaligus memberikan penjelasan juga terhadap program-program yang sedang dijalankan oleh pemerintah," kata Prasetyo di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin.
Dia mengatakan bahwa pertemuan Presiden dengan sejumlah tokoh bukanlah dengan tokoh oposisi, melainkan tokoh-tokoh nasional yang memiliki kepedulian di bidang masing-masing.
“Bukan tokoh oposisi. Tetapi, beliau bertemu dengan tokoh-tokoh nasional yang memiliki kepedulian di bidangnya masing-masing,” kata Prasetyo.
Menurutnya, komunikasi semacam itu merupakan hal yang positif dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Prasetyo menyebutkan tokoh-tokoh yang ditemui Presiden berasal dari beragam latar belakang dan bukan dari unsur partai politik.
“Tokoh parpol tidak ada. Kemarin ada tokoh kepemiluan Prof. Siti Zuhro, tokoh pemberantasan korupsi mantan Ketua KPK Bapak Abraham Samad, kemudian tokoh kepolisian mantan Kabareskrim Bapak Susno,” ujarnya.
Dia menambahkan pertemuan serupa akan terus dilanjutkan dengan tokoh-tokoh nasional lainnya.













































