jpnn.com, BANDUNG - Event lari nasional, Pocari Run 2026 akan kembali digelar pada 19-20 September 2026 di Kota Bandung.
Sebanyak 15 ribu peserta dijadwalkan mengikuti ajang tersebut. Sekitar 70 persen peserta berasal dari luar Kota Bandung, sehingga event ini dinilai turut memberikan dampak terhadap sektor pariwisata dan perekonomian daerah.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan Pocari Run menjadi salah satu dari enam event lari besar berskala nasional. Oleh karena itu, Pemkot Bandung memberikan perhatian khusus terhadap penyelenggaraannya.
"Pocari Run ini satu di antara enam event lari besar nasional. Jadi untuk Kota Bandung menjadi sangat strategis," kata Farhan di Bandung, Jumat (18/9).
Menurutnya, hingga 2024 event tersebut berada dalam pengelolaan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Namun, sejak 2025 hingga saat ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mendapat tugas untuk mengawal pelaksanaan Pocari Run.
Pemkot Bandung akan melibatkan sejumlah perangkat daerah dan unsur kewilayahan untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib. Di antaranya Dinas Perhubungan, Satpol PP, panitia penyelenggara, camat hingga lurah di wilayah yang dilalui rute lari.
"Kami akan mengawal event ini karena event yang berlangsung selama dua hari melibatkan 15.000 orang peserta yang 70 persennya datang dari luar Kota Bandung memiliki dampak ekonomi yang luar biasa. Itu menggerakkan perekonomian wisata Kota Bandung," ujarnya.
Di sisi lain, pemerintah menyadari pelaksanaan event lari berskala besar akan berdampak terhadap mobilitas warga.

















































