bali.jpnn.com, TABANAN - Third Affiliated Hospital of Sun Yat-sen University dr. Lin Yingjie membagikan pengetahuan dan praktik autentik terkait pengobatan tradisional Tiongkok melalui pendekatan kuliner saat mengisi Workshop Traditional Chinese Medicine (TCM) Cooking Workshop for Wellness Tourism, acara yang berlangsung Jumat (27/3) di Politeknik Internasional Bali (PIB) College, Tabanan.
Program edukatif kelas dunia untuk menjawab tren wisata kesehatan yang kian diminati ini melibatkan PIB College berkolaborasi dengan Bali Mandarin Academy (BAMA) dan Bama Karya Usada (BAKU).
Workshop ini menawarkan perpaduan unik antara seni kuliner, ilmu kesehatan tradisional, dan potensi pariwisata masa depan.
Melalui sesi praktik langsung, peserta mempelajari bagaimana prinsip-prinsip Traditional Chinese Medicine (TCM) dapat diaplikasikan dalam pengolahan makanan untuk mendukung kesehatan dan keseimbangan tubuh.
Dalam sesi workshop, dr. Lin Yangjie memberikan peringatan serius mengenai kondisi kesehatan di tahun Shio Kuda Api ini.
Menurut riset dan pengamatan medisnya, terdapat korelasi antara kondisi alamiah tahun ini dengan peningkatan risiko penyakit degeneratif.
"Berdasarkan hasil penelitian, risiko penyakit jantung meningkat hingga tiga kali lipat dari biasanya.
Hal ini diperburuk jika seseorang mengidap diabetes (DB).








































