Peternak Sapi di Bekasi Waspadai Penyakit BEF pada Ternak Jelang Iduladha

6 days ago 36

Jumat, 08 Mei 2026 – 21:00 WIB

Peternak Sapi di Bekasi Waspadai Penyakit BEF pada Ternak Jelang Iduladha - JPNN.com Jabar

Ilustrasi - Hewan kurban. Foto: Ricardo/jpnn.com

jabar.jpnn.com, KABUPATEN BEKASI - Peternak dan pedagang sapi di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mulai meningkatkan kewaspadaan terhadap kemunculan penyakit demam tiga hari atau Bovine Ephemeral Fever (BEF) menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.

Ketua Kelompok Ternak BUMDes Cikahuripan Desa Kertarahayu, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Karma, mengatakan penyakit tersebut dinilai lebih berbahaya dibandingkan penyakit mulut dan kuku (PMK) karena dapat menyebabkan kematian mendadak apabila tidak segera ditangani.

“Kalau PMK sudah biasa, ini sapi sesak napas, ngos-ngosan, panas kalau kena BEF. Itu 1×24 jam kalau tidak buru-buru ditangani bisa mati,” kata Karma di Cikarang, Jumat (8/5).

Ia menjelaskan, peternak dan pedagang hewan kurban harus mampu mengenali gejala awal penyakit yang disebabkan virus dan ditularkan melalui serangga pengisap darah tersebut agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

Karma mengungkapkan, dua ekor sapi di kandang usaha milik BUMDes yang dikelola bersama rekan pengurus lainnya sempat terjangkit penyakit tersebut. Namun, keduanya berhasil diselamatkan setelah menjalani perawatan intensif.

Sejak adanya temuan kasus tersebut, pihaknya memperketat pola pemeliharaan ternak, terutama melalui pengaturan pakan dan pemberian suplemen untuk meningkatkan daya tahan tubuh sapi.

Pakan yang diberikan merupakan kombinasi ampas tahu, konsentrat, jerami, dan rumput guna menjaga keseimbangan nutrisi hewan ternak.

Selain itu, vitamin dan obat cacing diberikan secara rutin setiap tiga bulan untuk menjaga kondisi kesehatan sapi dan mengendalikan parasit.

Pemkab Bekasi mulai meningkatkan kewaspadaan terhadap kemunculan penyakit demam tiga hari atau Bovine Ephemeral Fever (BEF) menjelang Hari Raya Iduladha

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News

Read Entire Article
| | | |