Dua Warga Disambar Petir di TPU Sikentung Pemalang Seusai Tahlilan, Satu Orang Tewas

2 hours ago 22

Dua Warga Disambar Petir di TPU Sikentung Pemalang Seusai Tahlilan, Satu Orang Tewas

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Petigas Polsek Pemalang bersama warga Dukung Sikentung, Kecamatan Petarukan sedang melakukan evakuasi dua korban disambar petir di Pemalang, Kamis (14/5/2026). ANTARA/HO-Humas Polres Pemalang

jpnn.com, PEMALANG - Polres Pemalang bergerak cepat melakukan identifikasi terhadap dua orang korban yang disambar petir di TPU Dukuh Sikentung, Kecamatan Petarukan, Kamis (14/5) sore.

Insiden ini terjadi sesaat setelah para korban selesai melaksanakan kegiatan tahlilan di area pemakaman tersebut.

Kapolsek Petarukan AKP Amroni mengatakan bahwa pada peristiwa itu, seorang korban berinisial AR, 42, meninggal dunia di lokasi kejadian sedang satu korban mengalami luka-luka berinisial M, 60, keduanya warga Dukuh Sikentung, Kecamatan Petarukan.

"Saat ini kedua korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Siaga Medika. Sedang korban meninggal dunia sudah diserahkan pada keluarganya untuk dimakamkan," katanya di Pemalang, Kamis.

Ia mengatakan peristiwa itu terjadi berawal saat warga yang berada di kampung itu melakukan tahlilan di Tempat Pemakaman Umum Dukuh Sikentung.

Namun, mendadak turun hujan sehingga rombongan tahlilan membubarkan diri dan tiga warga berteduh di tempat keranda Tempat Pemakaman Umum setempat.

"Saat berteduh itulah petir menyambar pada dua korban yaitu AR dan M sedangkan satu lainnya bernama Warsito (42) selamat dari sambaran petir," katanya.

Ia yang didampingi Kasi Humas Iptu Suharno mengatakan satu korban meninggal dunia berinisial AR mengalami luka pada telinga sedang korban selamat mengalami luka pada bagian bibir.

Polres Pemalang bergerak cepat melakukan identifikasi terhadap dua orang korban yang disambar petir di TPU Dukuh Sikentung, Kecamatan Petarukan, Kamis (14/5).

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |