jpnn.com - Aksi vandalisme yang muncul menjelang laga sarat gengsi antara Persib Bandung vs Persija Jakarta memicu reaksi keras dari Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan.
Coretan bernada provokatif yang ditemukan di sejumlah titik di Kota Bandung, termasuk pada dinding Flyover Pasupati atau Mochtar Kusumaatmadja, dinilai berpotensi mengganggu kondisi keamanan dan ketertiban menjelang pertandingan besar tersebut.
Wagub Jabar Soroti Vandalisme Menjelang Persib vs Persija
Erwan menegaskan rivalitas dalam sepak bola semestinya tidak diwujudkan melalui aksi perusakan fasilitas umum atau tindakan provokatif yang justru dapat memancing ketegangan.
Dia mengimbau seluruh pihak, baik yang berasal dari dalam maupun luar daerah, untuk menahan diri dari tindakan anarkis menjelang laga yang kerap dijuluki El Clasico Indonesia tersebut.
"Saya mengimbau kepada siapa pun untuk tidak melakukan aksi vandalisme menjelang El Clasico antara Persib Bandung dan Persija Jakarta," kata Erwan, Jumat (9/1/2026).
Coretan Provokatif Dinilai Ancam Kondusivitas Kota Bandung
Sebagai tuan rumah, Erwan menekankan bahwa Jawa Barat, khususnya Kota Bandung, selalu menjunjung tinggi nilai keramahan dalam menyambut tamu.
Menurutnya, sikap tersebut seharusnya dibalas dengan rasa saling menghormati oleh siapa pun yang datang.
"Kami tuan rumah akan menyambut Anda dengan sebaik mungkin, jadilah tamu yang baik. Pepatah Sunda mengatakan, Someah Hade Ka Semah, itulah yang terus kami gaungkan," ujarnya.
























.jpeg)





















