Kasus Lapas Blitar Dinilai Bukan Sekadar Ulah Oknum, Indikasi Masalah Sistemik

1 hour ago 15

Sabtu, 02 Mei 2026 – 15:33 WIB

Kasus Lapas Blitar Dinilai Bukan Sekadar Ulah Oknum, Indikasi Masalah Sistemik - JPNN.com Jatim

Ilustrasi sel tahanan. Foto: Chat GPT

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Kasus dugaan jual beli sel khusus di Lapas Kelas IIB Blitar kembali menjadi sorotan. Praktik tersebut dinilai tidak bisa hanya dipandang sebagai ulah oknum semata, melainkan mencerminkan persoalan sistemik dalam pengelolaan lembaga pemasyarakatan.

Kriminolog Universitas Surabaya (Ubaya) Elfina L menilai kasus seperti ini bukan pertama kali terjadi di Indonesia. Dia menyinggung kasus lama yang sempat menghebohkan publik, yakni perlakuan khusus terhadap terpidana korupsi Gayus Tambunan saat berada di dalam tahanan.

“Kalau melihat pola yang berulang, ini bukan sekadar ulah oknum. Ada persoalan sistemik yang belum dibenahi secara menyeluruh di lembaga pemasyarakatan,” ujar Elfina, Jumat (1/5).

Menurut Elfina, lemahnya pengawasan internal menjadi celah utama terjadinya praktik-praktik menyimpang, termasuk dugaan jual beli fasilitas sel. Dia menilai pengawasan dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan selama ini masih cenderung reaktif.

“Jangan hanya bergerak ketika kasusnya viral atau mencuat di media. Harus ada audit internal yang dilakukan secara berkala dan menyeluruh,” tuturnya.

Dia juga menyoroti pola pengelolaan lapas yang masih membuka ruang kekuasaan besar di tingkat internal, sehingga berpotensi disalahgunakan jika tidak diimbangi dengan kontrol yang kuat.

Elfina mengingatkan proses pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat masih berlangsung, sehingga perlu kehati-hatian dalam menarik kesimpulan, termasuk terkait kemungkinan keterlibatan pimpinan lapas.

Lebih lanjut, dia menekankan pentingnya pembinaan ulang bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemasyarakatan, termasuk penguatan kembali komitmen melalui pakta integritas.

Kriminolog Ubaya sebut kasus jual beli sel mewah di Lapas Blitar bukan sekadar ulah oknum, tapi indikasi masalah sistemik dan lemahnya pengawasan

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
| | | |