jpnn.com - Ditjen Imigrasi mulai membuka opsi kemudahan bagi pemain asing yang berkompetisi di Indonesian Basketball League (IBL).
Kelonggaran ini diberikan menyusul banyaknya keluhan terkait proses perizinan yang dinilai lambat.
Ditjen Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Hendarsam Marantoko mengatakan pihaknya tengah menyiapkan sejumlah skenario agar pengurusan administrasi bisa lebih fleksibel.
Saat ini, sejumlah klub IBL mengeluhkan lamanya proses izin yang membuat pemain asing belum bisa langsung diturunkan.
Kesatria Bengawan Solo bahkan sempat tidak bisa memainkan tiga pemain asingnya karena keterlambatan pengurusan izin kerja.
Kondisi tersebut berdampak pada performa skuad asuhan Anthony Garbelotto dalam dua laga kandang.
"Saya memiliki gagasan bahwa sektor olahraga harus diberikan kemudahan dalam proses administrasi."
"Sebagai penjaga pintu negara, kami harus menunjukkan wajah yang ramah, tetapi tetap berwibawa," ujar Hendarsam.

















.jpeg)






















