Pengamat Minta Kenaikan Harga Masuk Museum Nasional Indonesia Dibatalkan

3 hours ago 14

Pengamat Minta Kenaikan Harga Masuk Museum Nasional Indonesia Dibatalkan

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Museum Nasional Indonesia atau Museum Gajah di Jalan Medan Merdeka Barat, Selasa (19/9). Foto: Fathan

jpnn.com - Pihak Museum Nasional Indonesia (MNI) telah resmi mengumumkan kenaikan harga tiket masuk kunjungan wisata mulai 1 Januari 2025.

Keputusan tersebut diinformasikan oleh pihak pengelola MNI melalui unggahan di media sosial dengan akun @museumnasionalindonesia, pada Senin, 29 Desember 2025.

Terungkap harga tiket masuk yang baru lebih mahal dua kali lipat dibandingkan sebelumnya. Sebagai perbandingan, sebelumnya harga tiket masuk untuk pelajar PAUD sampai SMA dan mahasiswa gratis, namun per 1 Januari 2026 harus membayar Rp 30 ribu per orang.

Begitu juga harga tiket masuk pengunjung dewasa dari semula Rp 25 ribu per orang, menjadi Rp50 ribu. Biaya tiket masuk warga negara asing yang sebelumnya Rp 50 ribu per orang, berubah menjadi Rp 150 ribu.

Pengamat kebijakan publik Universitas Nasional (Unas) Ansori Baharudin Syah, mengkritisi alasan di balik kenaikan harga tiket masuk MNI sebagai Badan Layanan Umum (BLU) dan minta dibatalkan.

Menurutnya, MNI di bawah koordinasi pemerintah sepatutnya punya standarisasi harga tiket terjangkau untuk masyarakat. Setiap keputusan diambil jangan sampai membuat minat edukasi publik menurun.

“Kalau kenaikan harga tiket masuk kepada MNI sampai dua kali lipat, sudah pasti mengherankan. MNI kan punya pendanaan dari APBN, nah kenapa harus dibebankan lagi biaya masuk yang mahal ke masyarakat dengan alasan peningkatan fasilitas,” ujar Ansori, Kamis (1/1/2026).

Kemudian juga, kata Ansori, dengan mahalnya harga tiket masuk ke MNI akan berdampak menurunnya minat masyarakat untuk kunjungan edukasi. Pengelola MNI justru menciptakan kesan belajar membutuhkan biaya yang mahal.

Pengamat kebijakan publik minta kenaikan harga tiket masuk Museum Nasional Indonesia dibatalkan dengan sejumlah alasan ini.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |