jpnn.com, PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau memastikan pembebasan lahan untuk pembangunan Flyover Simpang Garuda Sakti atau Simpang Panam, Kota Pekanbaru, akan mulai dilakukan pada tahun 2026.
Langkah ini dilakukan agar pembangunan fisik jembatan layang tersebut dapat dimulai pada awal 2027 oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto mengatakan bahwa anggaran pembebasan lahan telah disiapkan dalam APBD tahun ini.
Dia mengatakan, persoalan lahan selama ini menjadi kendala utama sehingga pembangunan flyover belum dapat direalisasikan.
“Untuk tahun ini kita siapkan anggaran pembebasan lahan Flyover Simpang Panam Pekanbaru,” ungkap SF Hariyanto Rabu (14/1).
Menurutnya, Detail Engineering Design (DED) flyover tersebut sudah disusun oleh Kementerian PU.
Namun, pelaksanaan pembangunan fisik masih menunggu rampungnya proses pembebasan lahan yang menjadi kewenangan Pemprov Riau.
“DED sudah selesai. Insyaallah groundbreaking bisa dilakukan awal 2027 dan ditargetkan selesai di tahun yang sama,” lanjutnya.









































