jabar.jpnn.com, KABUPATEN BEKASI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi mempercepat proses relokasi SD Negeri Ciledug 03, Kecamatan Setu, yang terdampak proyek strategis nasional pembangunan Jalan Tol Jakarta–Cikampek sisi selatan.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan keberlangsungan kegiatan belajar dan mengajar bagi para peserta didik tetap berjalan dengan baik.
Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Bekasi, Hudaya, mengatakan proses relokasi saat ini telah memasuki tahap penilaian lokasi alternatif.
Penilaian dilakukan oleh tim terpadu pemerintah daerah terhadap sejumlah lokasi yang diusulkan oleh pihak sekolah dan pemerintah desa.
“Proses relokasi SDN Ciledug 03 yang terdampak proyek pembangunan Jalan Tol Jakarta–Cikampek sisi selatan saat ini telah memasuki tahap penilaian lokasi alternatif,” ujar Hudaya.
Ia menjelaskan terdapat tiga lokasi alternatif yang sedang dinilai. Penilaian dilakukan berdasarkan sejumlah parameter teknis dan administratif, antara lain jarak lokasi dari sekolah lama, kondisi fisik dan kontur tanah, status serta kelengkapan administrasi lahan, hingga aspek pendukung lainnya.
“Misalnya jarak dari sekolah lama berapa meter, kemudian kondisi tanahnya, kondisi suratnya. Semua itu dinilai, nanti dicari yang nilainya paling tinggi,” katanya.
Hasil penilaian tersebut selanjutnya akan dilaporkan kepada kepala daerah untuk ditetapkan melalui Keputusan Bupati Bekasi sebagai lokasi resmi relokasi SDN Ciledug 03.







































