Pakar UGM Ingatkan Potensi Kebakaran Hutan Saat Kemarau Panjang

5 hours ago 21

Kamis, 07 Mei 2026 – 10:59 WIB

Pakar UGM Ingatkan Potensi Kebakaran Hutan Saat Kemarau Panjang - JPNN.com Jogja

Ilustrasi- kebakaran hutan dan lahan (Karhutla di Sulawesi Tengah. ANTARA/HO-BPBD Sulteng

jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai kehadiran fenomena El Nino pada tahun ini menjadi alarm keras bagi kesiapsiagaan Indonesia dalam menghadapi ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (karhutla). Hingga akhir Maret 2026, tercatat 7 persen Zona Musim (ZOM) telah memasuki kemarau yang diprediksi akan lebih kering dan panjang dibanding kondisi normal.

Dosen Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) Fiqri Ardiansyah menjelaskan bahwa meskipun El Nino secara teknis meningkatkan risiko kebakaran karena mengeringkan biomassa hutan, faktor manusia tetap menjadi pemicu utama.

“Kaitannya bukan kemudian dengan pengelolaan lahan, tetapi dengan adanya penggunaan api yang sembarangan dalam mengelola lahan,” ujar Fiqri, Rabu (6/5).

Menurut Fiqri, metode slash and burn atau tebas bakar masih sering dipilih masyarakat karena efisiensi waktu dan biaya. Sayangnya, kecepatan ini sering kali tidak dibarengi dengan langkah pengamanan teknis, seperti pembuatan sekat bakar (firebreak).

Tanpa adanya isolasi bahan bakar di area yang dibersihkan, api dengan mudah meloncat dan menyebar ke kawasan hutan di sekitarnya.

Hal ini menunjukkan bahwa persoalan karhutla bukan sekadar masalah teknis pemadaman, melainkan masalah tata kelola yang menyentuh level akar rumput.

"Diperlukan satu sinergi antara pengelola kawasan hutan, perusahaan, serta masyarakat di sekitar hutan," tegasnya.

Fiqri memperingatkan pemerintah agar tidak lengah. Jika tata kelola tidak segera diperbaiki, Indonesia berisiko mengulang tragedi karhutla hebat pada 2015. Risiko ini berlipat ganda pada ekosistem gambut yang rentan terbakar hingga ke lapisan bawah tanah.

Pakar kehutanan UGM memperingatkan pemerintah dan masyarakat akan potensi kebakaran hutan menjelang kemarau panjang dan el nino 2026.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News

Read Entire Article
| | | |