jpnn.com, JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Cilegon mengapresiasi pihak kepolisian terkait pengungkapan kasus pembunuhan terhadap MA, 9, anak politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Maman Suherman.
Kasus tersebut ditangani langsung Ditreskrimum Polda Banten bersama Satreskrim Polres Cilegon melalui serangkaian penyelidikan berbasis investasi kriminal ilmiah.
Sekretaris MUI Kota Cilegon Sutisna Abas mengatakan tertangkapnya pelaku berinisial AH (31) dapat menjawab keseriusan pihak kepolisian dalam mengungkap kasus yang menjadi perhatian publik.
"Kami berikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran pihak kepolisian yang telah bekerja tanpa lelah," ucap Sutisna, Rabu (7/1).
"Terungkapnya kasus tersebut dapat memberikan rasa keadilan terhadap keluarga korban maupun ketenangan bagi masyarakat," sambung dia.
Menurut Sutisna, tindakan tegas serta langkah cepat yang dilakukan pihak kepolisian merupakan pesan kuat bahwa keamanan di Kota Cilegon tetap menjadi prioritas utama.
"Kami berharap semoga Kota Cilegon terus terjaga sebagai daerah yang aman, damai, dan ramah bagi anak maupun seluruh warga," tuturnya.
Sebelumnya diberitakan Satreskrim Polres Cilegon bersama Ditreskrimum Polda Banten menangkap pembunuh MA (9), anak politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Maman Suherman.















































