Mitra Netra Terbitkan Direktori Pekerjaan Tunanetra, Dorong Inklusi di Sektor Formal

6 days ago 26

Mitra Netra Terbitkan Direktori Pekerjaan Tunanetra, Dorong Inklusi di Sektor Formal

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Media Gathering, 35 tahun Yayasan Mitra Netra bersama media berperan membangun Indonesia yang inklusif. Foto: Tim Yayasan Mitra Netra

jpnn.com - JAKARTA - Yayasan Mitra Netra resmi menerbitkan Direktori Pekerjaan Tunanetra Indonesia sebagai langkah strategis dalam mewujudkan ekosistem ketenagakerjaan inklusif bagi penyandang tunanetra.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2024 mencatat terdapat lebih dari 17,8 juta penyandang disabilitas di Indonesia, tetapi tingkat partisipasi kerja mereka baru menyentuh angka 23,94 persen.

Kesenjangan ini terlihat semakin nyata bagi penyandang tunanetra, di mana merujuk pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), hanya sekitar satu persen dari 4,2 juta penyandang disabilitas sensorik netra yang berhasil masuk ke sektor formal.

Direktori Pekerjaan pun dibentuk Tunanetra Indonesia sebagai referensi strategis bagi masyarakat, pemangku kebijakan, dan penyedia lapangan kerja.

Tujuannya, membantu membangun ekosistem kerja yang ramah disabilitas dan menyelaraskan potensi tenaga kerja dengan kebutuhan industri modern.

“Besarnya peluang kontribusi talenta tunanetra perlu dioptimalkan, khususnya di sektor formal. Pencapaian visi Indonesia Emas 2045 sangat bergantung pada partisipasi produktif seluruh warga negara," kata Kepala Bagian Tenaga Kerja Mitra Netra, Aria Indrawati di Senayan, Jakarta Pusat, baru-baru ini.

Rendahnya penyerapan tenaga kerja tunanetra sering kali disebabkan oleh ketidakpahaman penyedia lapangan kerja mengenai metode bekerja karyawan tunanetra.

Untuk itu, direktori ini menekankan pentingnya aksesibilitas digital dan fisik, seperti penggunaan perangkat lunak Non Visual Desktop Access (NVDA).

Yayasan Mitra Netra resmi menerbitkan Direktori Pekerjaan Tunanetra Indonesia sebagai langkah strategis mewujudkan ekosistem ketenagakerjaan inklusif.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |