jpnn.com, BENGKULU - Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) DPW PPP Bengkulu, Kamis (5/2).
Mardiono menyebut muswil merupakan amanat konstitusi partai yang wajib dilaksanakan sesuai agenda organisasi. Dia menyebut perbedaan pendapat dalam proses demokrasi adalah hal yang wajar.
“Muswil ini adalah amanat konstitusi partai yang harus berjalan karena sudah sesuai dengan agenda-agenda partai. Dalam demokrasi tentu ada perbedaan pendapat, ada yang setuju dan tidak setuju, dan itu sah-sah saja,” ujar Mardiono dalam siaran persnya, Jumat.
Dia berharap muswil kali ini dapat melahirkan ide dan gagasan untuk memperkuat sinergi serta membangun kekuatan partai demi kemaslahatan umat.
“Esensi didirikannya PPP adalah untuk membangun ide dan gagasan. Kita berkumpul untuk membangun kekuatan pikiran demi melahirkan kemaslahatan bagi umat. Partai ini tidak didirikan semata-mata untuk perebutan jabatan,” katanya.
Mardiono juga berharap setelah muswil, seluruh agenda partai di tingkat bawah dapat berjalan sesuai jadwal, mulai dari musyawarah cabang (muscab) di kabupaten/kota hingga musyawarah ranting di tingkat kecamatan.
Menurutnya, konsolidasi internal harus diselesaikan pada 2026 sebagai persiapan menghadapi tahapan verifikasi peserta Pemilu 2027.
“Insyaallah jika semuanya solid, PPP akan berjalan dengan baik dan siap berjuang pada Pemilu 2029,” pungkasnya. (cuy/jpnn)






















.jpeg)



















