Sebenar KDRT

2 hours ago 11

Oleh: Dahlan Iskan

Sebenar KDRT

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Dahlan Iskan. Foto: dok JPNN.com

jpnn.com - "Bah..." katanyi manja. "Bah..." katanyi lagi. Dia memang biasa memanggil mertua laki-lakinyi dengan panggilan ''Bah'' –singkatan bahasa Arab ''Abah'', ayah.

"Saya jadi korban KDRT," lanjut Ivo, sang menantu, sambil ucek-ucek mata.

Sebenar KDRTDokumentasi Ivo Ananda saat mengikuti event bersepeda 1.500km Mainsepeda East Java Journey 2026. Karena event ini unsupported, ia sering tertidur di sembarang tempat--

Awalnya, sang mertua kaget. Anak Pak Iskan itu tidak pernah mendengar suami Ivo berbuat kasar kepada sang istri.

Setelah manjanyi reda sang mertua baru tahu: KDRT itu benar-benar terjadi. Dilakukannya di jalan raya. Sepanjang 1.500 km.

"Semua ini gara-gara anak Abah," katanyi lagi.

Sang suami, baru genap satu bulan menjalani operasi lutut –gara-gara di masa nan lalu. Saat main bola. Ia pemain penyerang klub sepak bola Askring: asal keringetan, asal berkeringat.

Meski belum lama operasi lutut, cucu Pak Iskan itu sudah mau ikut gowes sejauh 600 km. Ia merasa sudah kuat.

Pernah juga Ivo diajak bermalam di masjid. Tepatnya di serambi masjid. Masjid desa. Di Bojonegoro Hanya ada mereka berdua.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |