jpnn.com, JAKARTA - Pemain lama pasar mobil bekas, Carro, kini banting setir—atau setidaknya memperluas kemudi—ke ranah penjualan mobil baru.
Tak tanggung-tanggung, langkah berani ini ditandai lewat kemitraan strategis mereka dengan jenama asal Tiongkok yang tengah naik daun, Omoda-Jaecoo.
Bagi Carro, ini bukan sekadar ekspansi bisnis biasa, melainkan babak baru yang mengubah wajah perusahaan di tanah air.
"Sekarang Carro memulai babak baru di bisnis mobil baru bersama Omoda-Jaecoo. Ini tonggak sejarah pertama kami di Indonesia," ujar Head of Business Carro Indonesia, Harold Donnel, saat peresmian dealer flagship pertama di Harapan Indah, Bekasi, Selasa (22/9).
Langkah tersebut, lanjut Harold, sejalan dengan strategi bisnis prinsipal di Malaysia yang juga sudah mengawali kerja sama dengan Chery Group sejak tahun lalu.
Meski seremoni pembukaan diler baru digelar, 'mesin' penjualan Carro untuk Omoda-Jaecoo sebenarnya sudah tancap gas sejak awal tahun.
Harold melanjutkan bahwa respons pasar pun tergolong manis untuk sebuah langkah awal.
"Sejak aktivitas penjualan dibuka per Februari lalu, Carro berhasil mengantongi 777 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK)," dia menambahkan.
















































