jpnn.com - JAKARTA - Persija Jakarta tak ingin berpuas diri meski berhasil finis di posisi ketiga Super League 2025/2026. Manajemen Macan Kemayoran mengambil langkah melepas tujuh pemain asing, demi membuka jalan bagi terbentuknya skuad baru yang lebih kompetitif.
Gelombang perombakan itu terjadi setelah Persija mengakhiri kerja sama dengan Pelatih Mauricio Souza.
Tak lama kemudian, tujuh pemain asing juga dipastikan angkat kaki dari Jakarta, yakni Carlos Eduardo, Bruno Tubarao, Jean Mota, Allano Lima, Maxwell Souza, Thales Lira, dan Alaeddine Ajaraie.
Presiden Persija Mohamad Prapanca mengatakan langkah itu merupakan bagian dari strategi besar klub untuk meningkatkan kualitas tim pada musim depan.
"Saat ini kami terus bekerja untuk membentuk tim yang lebih tangguh pada musim depan, termasuk mendatangkan pelatih dan pemain-pemain yang dapat mengantarkan Persija ke level yang lebih baik," ujar Prapanca.
Manajemen kini tengah menyiapkan wajah baru yang diyakini mampu membawa Macan Kemayoran kembali bersaing dalam perebutan gelar juara.
Target Persija pun bukan sekadar memperbaiki posisi klasemen. Klub ibu kota itu memiliki ambisi besar menghadirkan trofi juara sebagai persembahan spesial untuk perayaan 500 tahun Kota Jakarta pada 2027.
Di sisi lain, sejumlah nama-nama pemain berstatus bintang mulai dikaitkan dengan Persija.







































