jpnn.com, JAKARTA - Ketua Forum Mahasiswa Pinggiran Sulselbar Maulana Yusdianto mencurigai pasokan bahan bakar minyak (BBM) untuk pembangkit listrik ikut mengalami kendala di tengah persoalan BBM yang terjadi di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan.
Menurutnya, kondisi tersebut diduga turut berdampak pada pemadaman listrik di sejumlah wilayah Sulawesi.
"Jangan-jangan kelangkaan pasokan BBM ini turut berdampak pada operasional pembangkit sehingga terjadi pemadaman listrik. Kalau memang demikian, persoalannya menjadi serius dan dampaknya berlapis," ujar Maulana dalam keterangannya pada Rabu (16/9).
Dia mengatakan masyarakat sudah kesulitan mendapatkan BBM untuk kebutuhan sehari-hari, kemudian harus menghadapi pemadaman listrik.
Oleh karena itu, kondisi pasokan BBM ini perlu dilihat secara menyeluruh, bukan hanya dari sisi kebutuhan masyarakat, tetapi juga kemungkinan dampaknya terhadap pasokan listrik.
Maulana mengatakan persoalan BBM tidak hanya terlihat di Kota Makassar, tetapi juga dirasakan di sejumlah kabupaten dan kota lain di Sulawesi Selatan.
Menurutnya, kondisi tersebut perlu dijelaskan secara terbuka agar masyarakat mengetahui kondisi pasokan yang sebenarnya.
"Kalau memang pasokan BBM terkendala, Pertamina harus menjelaskan secara terbuka apa yang sebenarnya terjadi, berapa kemampuan pasokannya, berapa kebutuhannya, dan bagaimana langkah untuk mengatasinya," ujarnya.

















































