Langkah Prabowo Bawa Indonesia Membebek ke Trump dengan Gabung Board of Peace Dikecam

1 week ago 32

Langkah Prabowo Bawa Indonesia Membebek ke Trump dengan Gabung Board of Peace Dikecam

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Presiden Prabowo Subianto. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/nym.

jpnn.com, JAKARTA - Amnesty International Indonesia menyayangkan keputusan Indonesia bergabung dengan Dewan Perdamaian (Board of Peace) yang digagas Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid menilai langkah ini kontraproduktif dengan posisi Indonesia yang sedang memimpin Dewan HAM PBB.

“Bagaimana Indonesia efektif memimpin Dewan HAM jika membebek ke Trump yang lagi menyerang sistem internasional PBB? Miris,” kata Usman Hamid dalam pernyataan tertulis, Senin (27/1).

Usman menegaskan, “Board of Peace itu bagian dari meningkatnya serangan Trump ke PBB, lembaga keadilan internasional dan norma-norma universal.”

Menurutnya, keputusan ini menegaskan standar ganda Indonesia dan merupakan tamparan bagi upaya puluhan tahun memperkuat sistem global. “Alih-alih memperbaiki, Indonesia malah ikut dalam perusakan sistem nilai universal dan kesetaraan yang susah payah dibangun pasca-Perang Dunia II,” ujarnya.

Amnesty mendesak pemerintah Indonesia menjelaskan secara terbuka alasan di balik keputusan yang dinilai merusak sistem hukum internasional tersebut. Organisasi HAM itu juga meminta Komisi I DPR segera memanggil Menteri Luar Negeri untuk meminta penjelasan.

“Komisi I wajib memastikan kebijakan luar negeri sejalan konstitusi yang menjunjung tinggi perdamaian dunia melalui hukum internasional dan prinsip universal hak asasi manusia,” tegas Usman.

Kritik juga ditujukan pada konteks perdamaian di Gaza. Usman menyatakan Indonesia harus memastikan segala upaya atas nama perdamaian di Palestina melibatkan rakyat Palestina.

Direktur Amnesty Indonesia mengatakan keputusan ini melemahkan komitmen konstitusional Indonesia terhadap hukum internasional dan HAM universal.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |