bali.jpnn.com, BULELENG - Gubernur Wayan Koster secara resmi memulai pembangunan lanjutan Shortcut Singaraja–Mengwitani, Rabu (7/1).
Pembangunan itu ditandai dengan Upacara Adat Ngeruak dan Groundbreaking Pembangunan Jalan Perbaikan Geometrik Batas Kota Singaraja–Mengwitani (Shortcut Titik 9 dan 10) Paket 1 dan Paket 2 di Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Bali.
Pembangunan ini merupakan bagian strategis dari komitmen Pemprov Bali bersama Pemerintah Pusat untuk menuntaskan konektivitas Bali Utara dan Bali Selatan.
Pembangunan ini sekaligus meningkatkan keselamatan, efisiensi transportasi, dan kelancaran distribusi logistik.
Koster menegaskan percepatan pembangunan jalan shortcut Singaraja–Mengwitani menjadi prioritas sejak dirinya kembali dilantik untuk periode kedua pada 20 Februari 2025.
Dalam hitungan minggu setelah pelantikan, Koster langsung menghadap Menteri Pekerjaan Umum untuk memastikan kelanjutan pembangunan shortcut yang telah direncanakan dari Titik 1 hingga Titik 12.
“Pembangunan shortcut ini kebutuhannya sangat mendesak, baik untuk pelayanan transportasi penumpang maupun logistik.
Oleh karena itu, saya mohon agar pembangunan Titik 9 dan 10 dapat segera dilanjutkan, dan sekarang sudah berjalan,” ujar Koster.












































