jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi XI DPR RI Harris Turino mencecar Gubernur Bank Indonesia (BI) dalam Rapat Kerja, Senin (18/5).
Harris meminta penjelasan mengenai penyebab anjloknya nilai tukar Rupiah yang kini menembus level Rp17.600 dan terus merangkak menuju Rp17.700 per dolar AS.
Dia menyoroti fenomena psikologis di tengah masyarakat seiring pelemahan tersebut.
"Kurs Rupiah sempat menyentuh level Rp 17.600, bahkan muncul ejekan kalau menyentuh, 17.845, '17.8.45' indonesia merdeka," kata Harris.
Meskipun otoritas moneter dalam presentasinya mengeklaim posisi Rupiah masih relatif stabil jika dibandingkan dengan negara lain, Harris menilai realitanya berbeda.
Menurut Harris, persoalan utama yang dirasakan masyarakat saat ini terkait persepsi terhadap ekonomi nasional yang kian melemah.
Harris mempertanyakan efektivitas berbagai langkah yang telah dikerahkan oleh Bank Indonesia.
BI tercatat sudah melakukan intervensi besar-besaran di pasar yang mengakibatkan cadangan devisa menyusut signifikan dari USD 156 miliar menjadi USD 146 miliar.





































