jpnn.com, JAKARTA - Komisi I DPR RI di Gedung Nusantara III, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (19/5) ini menggelar rapat kerja (raker) dengan Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan para kepala staf di TNI.
"Jadi, kami merasa bersemangat apabila kami harus berbicara di Komisi I dan diketahui media secara terbuka," kata Menhan dalam rapat bersama Komisi I, Selasa.
Adapun, rapat Komisi I dengan Menhan dan petinggi TNI membahas perkembangan dinamika geopolitik global dan pasukan perdamaian di Timur Tengah (Timteng).
"Membahas dinamika geopolitik global dan pasukan perdamaian di Timur Tengah seperti yang kami terima dari amanah undangan," ujar Sjafrie.
Dia dalam pernyataan di awal rapat mengungkapkan bahwa Iran punya kemampuan menghadapi global konflik.
"Kemudian Iran menyiapkan skema asuransi kapal di Selat Hormuz dan ingin membuka kembali padar saham," ujarnya.
Sjafrie dalam rapat juga menyebut lima prajurit TNI saat ini gugur dalam tugas misi perdamaian United Nations Interim Komisi I Rapat Bareng Menhan dan Penglima TNI, Bahas Isu Dinamika Geopolitik GlobalForce in Lebanon (UNIFIL).
"Baru kemarin gugur satu lagi yang di rumah sakit dirawat," kata dia.








































