Kisah Haru Perempuan Warga Binaan, Semalam Peluk Anak di Tenda Lapas

1 week ago 11

Kisah Haru Perempuan Warga Binaan, Semalam Peluk Anak di Tenda Lapas

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Warga binaan menggendong anaknya saat mengikuti kegiatan mini games di Lapas Perempuan Kelas IIA Bandung, Jalan Pacuan Kuda, Kota Bandung. Foto: dok. Lapas Perempuan Bandung

jpnn.com - TIDAK pernah terlintas dalam lamunan Dewiyanti, warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Bandung, bisa tidur sembari memeluk anak-anaknya selama dia menjalani masa hukuman.

Namun, hari bahagia itu datang beberapa waktu lalu. Melalui program Obat Rindu Ibu dan Anak (Barudak), Lapas Perempuan memberi kesempatan satu malam bagi warga binaan bisa tidur bersama anaknya di area lapas.

Dewiyanti (44 tahun) mengatakan, sudah hampir dua tahun dirinya tidak bisa menjalankan peran sebagai seorang ibu.

Ditangkap bersama suaminya karena kasus narkoba pada 2024, Dewi akhirnya bisa sekadar memandikan putranya yang baru berusia 4 tahun.

Dia merasa sangat berbahagia. Walaupun bertemu di dalam lapas, tetapi setidaknya Dewi bisa kembali melihat senyum anak-anaknya yang sudah ditinggalkannya selama ini.

Dia harus menyelesaikan masa hukumannya, mempertanggungjawabkan perbuatan yang sudah dilakukan.

Setelah pertemuan dengan anak-anaknya itu, Dewi makin tidak sabar untuk bisa segera bebas dan berkumpul lagi dengan keluarganya.

"Pas pertama kali ketemu, anak saya bilang 'mamah, aku rindu, cepat pulang ya'. Kata anak saya yang kedua, 'mamah harus tetap kuat ya'. Ini yang saya harapkan, bisa tidur bareng, dengerin cerita mereka selama aku tidak bisa mendampingi mereka di sana, tetapi aku bangga," kata Dewi saat ditemui JPNN.com di Lapas Perempuan Kelas IIA Bandung, Jalan Pacuan Kuda, Kota Bandung, Kamis (7/5/2026).

Program Barudak di Lapas Perempuan Bandung mempertemukan napi dengan anak-anaknya. Semalam bersama jadi obat rindu dan penyemangat hidup.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |