bali.jpnn.com, BULELENG - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) mengampanyekan program Mahasiswa Berdampak di Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Bali.
Menurut Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemendiktisaintek Beny Bandanadjaja, kampus sebagai lembaga pendidikan tinggi memiliki peran strategis menjadi ruang pembangunan kapasitas mahasiswa secara menyeluruh
“Kebijakan kemahasiswaan 2026 kami arahkan untuk melahirkan mahasiswa berdampak.
Mendidik mahasiswa bukan hanya soal pengetahuan, tetapi bagaimana membangun karakter, kompetensi, dan kepedulian sosial yang nyata,” ujar Beny Bandanadjaja dilansir dari Antara.
"Kami mengampanyekan kegiatan ini karena mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat serta mampu berkontribusi nyata bagi masyarakat," imbuhnya.
Beny Bandanadjaja mengatakan pengelolaan kemahasiswaan harus terintegrasi.
Pembelajaran harus diarahkan pada aktivitas yang mendorong mahasiswa terlibat langsung di luar kampus, baik melalui magang, kewirausahaan, riset terapan, maupun pengabdian kepada masyarakat.
Rektor Undiksha Prof I Wayan Lasmawan menegaskan arah kebijakan kemahasiswaan harus selaras dengan capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi dan berorientasi pada dampak nyata.










































