Karhutla Palembang Capai 406 Kejadian, ISPU Tembus 302 dan ISPA Naik

13 hours ago 18

Karhutla Palembang Capai 406 Kejadian, ISPU Tembus 302 dan ISPA Naik

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago kunker ke Palembang. Foto: Diskominfo Palembang.

jpnn.com, PALEMBANG - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Palembang mencapai 406 keadaan hingga 17 September 2026. Luas lahan yang terdampak mencapai sekitar 254,23 hektare.

Kondisi tersebut menjadi perhatian kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago.

Tak sendiri, Djamari bersama Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dan Wali Kota Palembang Ratu Dewa meninjau Posko karhutla di Kantor Kecamatan Kertapati di Jalan Sriwijaya Raya KM 12 Palembang.

Dalam peninjauan tersebut, Djamari menekankan pentingnya pemetaan wilayah rawan dan prediksi lokasi munculnya api agar personel serta peralatan dapat dikerahkan serta peralatan dapat dikerahkan secara efektif.

Penanganan juga diarahkan dengan memusatkan kekuatan pada lokasi yang membutuhkan penanganan segera. Hal ini dinilai penting karena kebakaran di wilayah sekitar Palembang, khususnya Kabupaten Ogan Ilir berpotensi memengaruhi kondisi udara di Kota Palembang.

Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan ratusan kejadian karhutla tersebut tersebar di sejumlah kecamatan.

"Berdasarkan data kondisi terkini hingga 17 September 2025, tercatat sebanyak 406 kejadian kebakaran lahan di Kota Palembang dengan total luas lahan terdampak mencapai sekitar 254,23 hektare," kata Dewa, Jumat (18/9/2026).

Kertapati menjadi salah satu kecamatan dengan kejadian tertinggi, yakni 64 kejadian. Selanjutnya Gandus 60 kejadian, Alang-Alang Lebar 65 kejadian, Ilir Barat I 50 kejadian dan Sukarami 49 kejadian.

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Palembang mencapai 405 kejadian, ISPU tembus 302 dan ISPA terus mengalami kenaikan.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |