jpnn.com - BANDAR LAMPUNG - Bhayangkara Presisi Lampung FC kalah 2-4 atas Persib Bandung dalam lanjutan kompetisi Super League 2025/2026.
Bagi Bhayangkara kekalahan ini membuat mereka turun ke posisi keenam klasemen sementara Super League dengan 47 poin.
Sementara itu, Persib menggeser Borneo FC di puncak klasemen Super League dengan poin sama, 69, namun menang head to head.
Pelatih Bhayangkara Presisi Lampung FC Paul Munster mengambil hikmah dari kekalahan timnya atas Persib Bandung. "Dalam pertandingan kali ini ada pelajaran berharga bagi tim untuk bangkit dan tampil lebih solid di laga selanjutnya," katanya seusai pertandingan di Bandar Lampung, Kamis (30/4).
Munster menilai anak asuhnya memulai pertandingan dengan baik dan mengimbangi permainan hingga mampu mencetak dua gol terlebih dahulu. Namun, situasi berubah setelah turun minum ketika timnya kebobolan tiga gol yang menentukan hasil akhir," ungkapnya.
Menurut dia, timnya tetap berupaya mencari cara untuk meraih kemenangan pada laga tersebut, namun performa pada babak kedua memang tidak maksimal.
"Kami adalah tim yang kuat dan kejadian pada pertandingan kali ini justru akan membuat kami lebih baik ke depannya,” katanya.
“Sebenarnya, babak kedua kami punya dua gol tetapi dianulir oleh wasit karena off-side, sehingga memengaruhi momentum tim sehingga tidak mampu membalikkan keadaan hingga peluit panjang dibunyikan," lanjutnya.









































