jatim.jpnn.com, PONOROGO - Jenazah Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Prof Dr KH Amal Fathullah Zarkasyi, M.A., tiba di rumah duka di kompleks PMDG, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo, Sabtu (3/1) malam.
Kedatangan jenazah sekitar pukul 19.00 WIB disambut haru keluarga besar pesantren, santri, alumni, serta ribuan pelayat yang datang dari berbagai daerah.
Sejak Sabtu sore, rumah duka di lingkungan PMDG telah dipadati santri dan masyarakat yang ingin memberikan penghormatan terakhir kepada salah satu pimpinan dan pengasuh Pondok Modern Darussalam Gontor tersebut.
Sebelum dipulangkan ke Ponorogo, jenazah almarhum terlebih dahulu disalatkan di Masjid Baitul Fauziyah PMDG Putri Kampus 1 Mantingan, Kabupaten Ngawi.
Ribuan pelayat kembali memadati Masjid Jami’ Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Kampus Pusat, Kabupaten Ponorogo, pada Minggu (4/1) pagi untuk menunaikan salat jenazah.
Sejak pagi hari, rumah duka di kompleks PMDG, Kecamatan Mlarak, dipenuhi pelayat dari berbagai daerah. Alumni, santri, hingga tokoh nasional silih berganti menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum sebelum jenazah diberangkatkan ke masjid.
Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid menilai KH Amal Fathullah Zarkasyi sebagai sosok teladan bagi dunia pesantren di Indonesia. Menurutnya, almarhum memiliki kontribusi besar melalui pemikiran dan perjuangannya dalam memperkuat peran pesantren secara nasional.
"Salah satu pemikiran beliau adalah lahirnya Undang-Undang Pesantren. Saya menyaksikan langsung bahwa itu bagian dari perjuangan beliau demi kemaslahatan pesantren, bukan hanya Gontor, tetapi pesantren di seluruh Indonesia," ujar Hidayat Nur Wahid.












































