jpnn.com, JAKARTA - Jaringan Gusdurian Indonesia menilai Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian yang digagas Presiden AS Donald Trump bukan organisasi yang berupaya mewujudkan kemerdekaan Palestina.
"Nyata-nyata bukan jalan menuju kemerdekaan bangsa Palestina dan merupakan upaya dominasi politik imperial dengan bungkus perdamaian," kata Direktur Jaringan Gusdurian Indonesia Alissa Wahid melalui keterangan, Senin (2/2).
Untuk itu, Jaringan Gusdurian mendesak pemerintah rezim Prabowo Subianto menarik keterlibatan Indonesia dari BoP bentukan Trump.
"Mendesak pemerintah Indonesia untuk menarik diri dari keterlibatan dalam Board of Peace," demikian pernyataan mereka.
Sebab, Jaringan Gusdurian Indonesia menilai BoP bertentangan dengan amanat konstitusi negara mewujudkan perdamaian dunia.
"Bertentangan dengan amanat konstitusi untuk melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial," demikian pernyataan organisasi.
Jaringan Gusdurian meminta meminta pemerintah rezim Prabowo memaksimalkan mekanisme PBB dalam mewujudkan perdamaian Palestina.
Namun, organisasi itu menyatakan langkah melalui PBB harus dilakukan dengan memaksimalkan transparansi dan akuntabilitas, serta mendorong lembaga berpihak ke rakyat Palestina.













































