jpnn.com - Tim voli putri Jakarta Pertamina Enduro masih belum menemukan permainan terbaiknya di Proliga 2026.
Tisya Amallya Putri dan kolega sejauh ini baru mengoleksi tiga kemenangan dari lima laga yang telah dijalani.
Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Bulent Karslioglu mengungkapkan bahwa anak asuhnya masih belum bermain sesuai dengan ekspektasi.
Permainan tim milik BUMN tersebut dinilai masih cenderung monoton dan belum sepenuhnya mengandalkan variasi serangan meski memiliki Megawati Hangestri Pertiwi sebagai salah satu andalan.
“Tim bermain dengan intensitas yang tepat. Blok dan bertahan kami berhasil, sementara variasi serangan kami membuat lawan kesulitan membangun momentum. Ini adalah standar permainan yang harus terus kami jaga,” ungkap pelatih asal Turki itu.
Senada dengan evaluasi tim pelatih, kapten Jakarta Pertamina Enduro Tisya Amallya Putri, juga menilai pola permainan timnya masih mudah dibaca lawan.
Untuk itu, pemain kelahiran 11 Oktober 2000 tersebut berharap pada seri Gresik mendatang, serangan yang dibangun bisa lebih menekan dan sulit diantisipasi lawan.
“Kami juga banyak melakukan refleksi dari kesalahan di pertandingan sebelumnya, terutama terkait pengambilan keputusan di poin-poin kritis.”





















.jpeg)






















