jpnn.com, JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo belakangan menjadi sorotan warganet, lantaran melakukan mutasi pegawai, membawa keluarganya hendak ke luar negeri untuk urusan negara, dan dugaan kerabat sebagai pejabat di BUMN.
Banyak yang mendorong agar Presiden RI Prabowo Subianto segera melakukan evaluasi terhadap politikus Partai Demokrat tersebut.
Menanggapi hal itu, Dody Hanggodo berbagai kritik yang ditujukan kepadanya adalah bagian dari proses pendewasaan demokrasi di Indonesia.
"Saya anggap ini bagian daripada demokrasi, bagian daripada pendewasaan masyarakat Indonesia kita cintai bersama," ujar Dody di Jakarta, Rabu (22/7).
Dody menegaskan komitmen untuk tetap terbuka terhadap berbagai informasi dari masyarakat.
Menurut dia, kebebasan berbicara yang konstruktif merupakan elemen penting dalam menjalankan tugas-tugas pemerintahan.
"Bagaimanapun kebebasan berbicara itu harus dijunjung tinggi karena kan ini negara demokrasi gitu," kata dia.
Menteri PU mencatat masukan dan saran dari media, masyarakat hingga laporan whistleblower justru menjadi masukan berharga untuk pembangunan.












































